Apr
15
2011

Racun Social Networking Site

Di zaman semaju ini, ngga afdol rasanya kalau ngga punya minimal 2 kehidupan. Kehidupan dunia nyata dan kehidupan dunia maya yang difasilitasi dengan adanya social networking site. Liat aja, facebook dan twitter begitu  ramai. Kalau ngga punya akun facebook ya akun twitter, bahkan mungkin punya keduanya atau malah lebih.

Asik memang berlama-lama main di social networking site. Seasik racun yang ditanamkan dalam pikiran kita tanpa disadari. Selain seringkali kita membuang waktu di dunia maya itu, ada satu yang suka kita lupakan saat asik dengan social networking site. Apa itu?

INTERAKSI SOSIAL di DUNIA NYATA

Yap. Social networking site sukses membuat ilusi nyata dalam pikiran kita bahwa kita anak yang cukup gaul. Boleh saja seseorang memiliki ribuan follower di twitter atau ribuan teman di facebook. Tapi apakah lantas kemampuan komunikasi kita dalam berinteraksi dengan orang lain juga ikut meningkat drastis seiring pertambahan follower atau teman di social networking site itu? BELUM TENTU.

social networking site

social networking site

Kemampuan berkomunikasi kita akan meningkat kalau KITA RAJIN BERINTERAKSI dengan orang beneran. Bukan sekedar avatar dengan twit-twitnya, atau chatting. Hebat di chatting belum tentu hebat ketika berbicara face to face dengan orang lain. Tapi hebat berkomunikasi di dunia nyata tentu otomatis asik ketika di dunia maya.

Racun lainnya adalah “SOK SELEB”. Nah ini dia. Mentang-mentang follower udah ribuan, langsung merasa bagai selebriti. Berlagak macam-macam ketika kopi darat di dunia nyata. Angkuh, padahal mungkin prestasi nol besar selain punya temen banyak di social networking site.

Inilah kenapa belakangan ini di website Pengembangan Diri yang saya kelola mengusung tema-tema interaksi sosial di dunia nyata. Bahkan cakupannya meluas, tidak sekedar interaksi sosial namun juga bagaimana mengembangkan diri menjadi pribadi yang menarik dan menjadi pusat gravitasi sosial.

Pesan saya, bijaksanalah menggunakan social networking site. Jangan sampai kehidupan sosial kamu yang sebenarnya di dunia nyata kalah hebat dengan di dunia maya. Biar gimana, jauh lebih asik punya teman yang nyata daripada sekedar berkawan dengan avatar. Keluar dari zona nyaman dan mulailah berkenalan dengan orang-orang baru.

So, kapan nih kita mau ketemuan *eaaaa* *kode*

About the Author: Arief Maulana

Just a simple writer. Menulis apa adanya, tanpa paksaan atau tekanan dari pihak manapun. Butuh tulisan yang lebih berbobot? Langsung dah ke www.AriefMaulana.com.

10 Comments + Add Comment

  • Mantap arif. .
    memang berlebihan2 sangat tidak baik . .
    benar,malah efek dari social media online kita malah akan sulit berbicara di dunia nyata.Akibat sering diam dan kurang melatih pola bicara yang baik.

    • @Ada Akbar, yup. Inpiring dari twit-twitnya temenku nih, yang sebel sama seleb jadi-jadian. Bukan seleb tapi belagak sok seleb gara-gara follower twitter bejibun.

      • suka nih kata-katanya mas bro :D

        Bukan seleb tapi belagak sok seleb gara-gara follower twitter bejibun.

        • @Maulana Malik, banyak tuh yg begitu. Beberapa diantaranya aku udah pernah ketemu langsung :D

  • kapan ya aku di follow sama seleb kayak aa’ Arief Maulana ini ? wkwkwkwk.. mau nambahin nih racun social network terutama twitter, robot-robot mengintai kalo kita ngetweet bahasa asing atau bahasa serapan wakakakaa..

    • @Arief Rizky, kapan yah? Klo udah kuliah deh wkwkwk. Klo bot spam sih udah biasa. BLock + report as spam aja.

  • Benar nich mas kadang interaksi di dunia maya membuat kita malas untuk berinteraksi di dunia nyata,sepertinya harus mulai mencoba keluar dari zona nyaman nich :D

    • @Grandchief, WAJIB! kalau ga gitu communication skill pasti drop. :D

  • bener2 dah, trlalu terlena dengan zona maya, jadi kaku kalau maen di dunia nyata,,,,hufffttt….. :malu2

Leave a comment

CommentLuv badge

Berlangganan Artikel

Daftar Email Anda Disini:

Delivered by FeedBurner

Healthy Life

Program Diet Sehat