16
2011
Kenapa Harus Risau Dengan Masa Depan?
Beberapa hari yang lalu saya sempat menuliskan kegelisahan hati, saat mendengar berita tentang rencana Dirut perusahaan dimana saya bekerja. Ya, kabarnya saya akan dipindahkan ke Balikpapan untuk menggantikan salah satu personil tim disana yang sudah resign.
Saya bersyukur banget. Belum… masih belum ada keputusan final dari Dirut, apakah jadi saya yang diplot disana ataukah teman saya yang di Lampung yang akan dipindah. Tapi setidaknya saya bersyukur Allah sudah memberikan ketenangan hati hingga apapun keputusan-Nya, saya tinggal jalani saja dengan ikhlas.
Kekhawatiran saya sebenarnya tidak beralasan juga. Dan ini mungkin jadi bisa jadi renungan untuk kita semua. Seperti yang kemarin saya sempat twitkan di twitter.
Itulah yang saya lupakan. Sering kita berdoa kepada Allah untuk minta diberikan yang terbaik. Kenapa? Karena kehidupan ini adalah sebuah misteri. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Hanya Allah sajalah Yang Maha Tahu apa yang terbaik untuk kita. Dan sungguh, Dia adalah sebaik-baiknya pembuat rencana.
Mungkin ketika kita menjalaninya tidak bisa serta merta langsung enak atau mulus. Mungkin saja ada hambatan atau masalah yang mesti dihadapi. Akan tetapi, bila pada akhirnya akan berujung pada sesuatu yang indah, saya kira ini layak diperjuangkan.
Seperti halnya kekhawatiran saya sebelumnya. Saya khawatir beberapa rencana saya di Jakarta akan gagal seiring pemindahan saya ke Balikpapan. Mungkin saya lupa. Saya tidak pernah tahu masa depan terbaik saya dimana. Apakah di perusahaan yang sedang berusaha saya masuki (di Jakarta) ataukah di perusahaan tempat saya bekerja saat ini meski mungkin lokasi kerjanya di balikpapan sana. Entahlah.
Mungkin juga ini semua hanyalah sebuah ujian bagi saya. Ujian seberapa jauh saya siap dan ikhlas atas keputusan yang Allah berikan sebagai jawaban atas doa saya yang senantiasa meminta diberikan yang terbaik. Apalagi seringkali kacamata manusia tidak sama dengan Allah. Kita melihat bagus, Allah memiliki perbedaan pandangan. Entahlah… saya hanya berharap bisa melalui semua ini dengan baik dan lulus pada ujian yang diberikan-Nya.
Berlangganan Artikel via Email ! Anda akan mendapatkan update terbaru via email dengan memasukan alamat email anda pada kotak di bawah ini lalu tekan "Berlangganan".

An article by


Namanya hidup mas… klo datar-datar aja kan juga ndak bagus.. hihihi ya semoga ini yang terbaik buat mas arif..
Semoga menjadi yang terbaik ya mas… ^^”
mungkin kondisinya sama ketika saya akan dipindahkan ke pontianak mas….
awalnya risau…. tetapi setelah beberapa minggu di pontianak, saya malah bersyukur. Ternyata lebih nyaman kerja kantoran di daerah. Tidak macet, hidup ga tua di jalan…. :)
Allah pasti memberikan hal terbaik untuk hamba-Nya selama hamba itu berusaha untuk meraih yang terbaik bagi dirinya sesuai syariat-Nya :)
Mas Arif itu sbenarnya sdh tahu bagaimana harus bersikap…tapi yach namanya manusia memang suka naik turun mood. Yang penting adalah Doa-Usaha-Tawakkal…
Kalau saya dulu begitu mau dipindah langsung resign.cari peluang baru..tapi kondisiku kan lain dg Mas Arif…aq sebagai Ibu yg berusaha utk mjd Ibu yg baik …sedangkan Mas Arif masih bujang kan??…Ayo Mas smangat …no problem…mumpung masih muda…sikat utk pengalaman dan ilmu….
wah mas arief artikelnya mengena sekali di hati yang sedang gundah gulana..heheheeee…
Tapi apakah berarti harus pasrah ama setiap keadaan ya?
semua orang pasti pernah merasakan hal yang sama… saya juga sama, tapi ada pepatah yang mengatakan “Tuhan tidak akan memberi cobaan yang kita tidak bisa lampaui…” setelah saya pikir lama-lama dan lihat dengan pengalaman juga… kok iya ya.. sepertinya cobaan berat yang dihadapi orang tua kita juga akhirnya terlampaui juga.. so… don’t worry… make it simple aja…
if you can do it… then do it… if you can’t do it, then don’t… :)
Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. (31:34)
Karena Tuhan bekerja dengan sangat misterius. Dan itulah yang membuat hidup ini penuh warna. Hidup memang berat, namun betapa membosankannya hidup jika begitu mudahnya.
Oh..
:sup:
Hari ini… hari ini… hari ini…
Semoga Alloh selalu memberi petunjuk pada kita semua…
Semoga masih dapat tantangan kerjanya nantinya di tempat manapun bekerjanya,karena mungkin ini yang bisa bikin tetap semangat :D