Nov
24
2010

Saat Galau Berbuah Produktifitas Menulis

Setiap penulis pasti memiliki jalan untuk menemukan inspirasinya dalam menulis, entah apapun itu. Kondisi lingkungan sekitar ataupun suasana hati bisa saja jadi bahan bakar sekaligus ide untuk menghasilkan tulisan. Termasuk penulis 140 karakter alias Twitter User atau kerap disebut Tweeps.

Termasuk saya tadi malam. Eits, bukan saya yang galau sebenarnya melainkan beberapa teman di timeline. Entah apa yang terjadi pada mereka, apakah memang karena suasana hati ataukah keinginan berkarya semata. Pada akhirnya saya jadi terpancing untuk berkreasi, entah itu saling berbalas twit romantis atau memang saya yang mendahuluinya. Sekalian lah, saya godain beberapa teman wanita dengan twit special edition. Dan inilah hasilnya (tetap dalam bentuk aslinya, 140 karakter :

Ya, kau benar. Bisikmu menggetarkan semestaku. Lebih dahsyat dr bigbang yg Tuhan percikkan u/ melahirkan semesta dmn kita hidup @piazakiyah

Jika kau percaya Surga memiliki tangan yg hangat u/ kita, maka berjanjilah menua bersamaku disana. Melintas dimensi kefanaan ini @piazakiyah

Jgn menyalahkan Cupid bila rasa itu tumbuh di hatimu. Ini bukan konspirasi. Aku hany membantuny mengarahkan panahku pd sosok yg indah, kamu!

Jika pada akhirnya hati kita saling melengkapi, itu krn alam berkonspirasi & memilih doa kita yg sudah lelah dg kesendirian | @asriadiastra

Jika rindu yg kau rasakan, cukup pandangi langit malam ini. Kutuliskan rinduku disana dg bintang sbg tinta & galaksi sbg saksi | @emotiPont

Sayapku patah. Terhempas buaian semu yg menghanyutkan pada nista, dulu. Hingga kutemukan separuh sayap yg kan membawa diriku,kamu | @wisnarp

Semalam Aphrodite datang padaku dg Venus yg memancarkan keindahan di timur pd pagi yg sendu. Kupatahkan hatiny dg lirih namamu | @JeanotIsMe

Kau mencemaskan Lee Min Ho di negeri yg tengah berperang. Sementara perangku meruntuhkan tembok keangkuhan hatimu tak jua berakhir | @cinots

Aku ingin terus menemanimu, menggalau, hingga tiada lagi dayamu menggoreskan sebait kicauan menyayat hati di garis waktu kita | @LadyZwolf

Nah itu aja. Dan ngomong-ngomong mention di belakang twit memang sengaja saya cantumin, biar yang bersangkutan baca dan bereaski *memancing* #kode #kode #kode hahaha… Klik aja, orang-orangnya beneran ada. Mas Agus Siswoyo juga sempat ngetwit yang sebangsa dan setanah air dengan twit di atas, walau cuma 1 kali. Ada yang mau ikutan?

-

Image Source : http://www.chip.co.id/gallery/data//500/galau.jpg

About the Author: Arief Maulana

Just a simple writer. Menulis apa adanya, tanpa paksaan atau tekanan dari pihak manapun. Butuh tulisan yang lebih berbobot? Langsung dah ke www.AriefMaulana.com.

9 Comments + Add Comment

  • Aduh, kok nama saya dibawa-bawa juga. Nanti malam pasti makin #menggalau deh. Hehehe

  • @Agus Siswoyo, habis ketangkep di garis waktu sih hahaha

  • [...] This post was mentioned on Twitter by Annissa Sagita, Agus Siswoyo and wandy popok, Arief Maulana W. Arief Maulana W said: New post on my blog : "Saat Galau Berbuah Produktivitas Menulis" – http://bit.ly/grbIGn | Catatan Arief Maulana [...]

  • Kata-katanya indah oy! :2thumbup

  • makanya, ada istilah LUKA.
    ketika seorang penulis merasakan yang namanya luka, maka produktifitasnya dalam menulis bisa jadi meningkat.

  • Wah,ada ilmu kepepet juga rupanya.Tetap semangat ya mas…

  • @Erdien, Trims loh mas :)

    @FM, ga cuma luka loh mas. Bahkan saat-saat mengharu biru pun bisa jadi inspirasi menulis tersendiri.

    @Tjia, harus dong :))

  • Galau aja udah segitu indahnya, apalagi kalau nggak galau…
    Menulis memang menakjubkan jika diteliti dan dipahami., :)

    Salam kenal ^_*

Leave a comment

CommentLuv badge

Berlangganan Artikel

Daftar Email Anda Disini:

Delivered by FeedBurner

Healthy Life

Program Diet Sehat