Sep
20
2010

Kerja Di Banten, Boleh Juga

Ship Consultant

Ship Consultant

Beberapa hari yang lalu, sabtu tepatnya, saya mendapatkan SMS dari Hafid anak Teknik Kelautan 2005 yang kebetulan wisudanya barengan dengan saya awal Oktober nanti. Isi SMSnya kurang lebih memberitahukan bahwa ada perusahaan swasta yang bergerak di bidang konsultan kapal membutuhkan 2 orang lulusan Teknik Perkapalan. Perusahaan ini butuh cepet, jadi kalau respon SMS lambat dan keduluan yang lain ya sudah.

Hari ini saya pun janjian ketemu dengan Hafid di Kantin FTK. Dia menyarankan saya membawa dokumen lamaran kerja lengkap. Pikir saya, dokumen itu akan dibawa olehnya mengingat dia sudah positif diterima di perusahaan tersebut dan tanggal 4 akan berangkat ke Jakarta (penempatan di Jakarta). Ternyata dugaan saya salah besar.

Hafid mengatakan bahwa agak sorean saya dan teman saya (1 angkatan) akan dipertemukan langsung dengan Dirut perusahaan tersebut. Beliau sendiri yang akan menjelaskan detil latar belakang dan gambaran umum perusahaan. Disamping itu beliau juga akan menjelaskan job description yang akan kami kerjakan.

Saya membatin, “Tau gini ngga pake kaos sama celana jeans, tapi kemeja dan celana kain. Pakaian formal layaknya orang di interview.” Tapi apa boleh buat, masa mau bolak balik ke Sidoarjo sementara waktu sudah mepet. Mau pinjam baju ke teman juga ngga mungkin mengingat ukurannya ga pas (big size gitu :p).

Dan jadilah sekitar jam ½ 4 kami bertiga ketemuan dengan Dirut perusahaan tersebut langsung di kantornya. Perkenalan singkat hingga cerita panjang lebar pun dimulai. Usai beliau bercerita saya mencoba untuk mencari tahu lebih dalam mengenai perusahaan dan juga menanyakan apa yang mesti ditanyakan. Saya ingat dalam pelatihan interview kerja bahwasanya sebagai pelamar kerja, kita berhak untuk bertanya apapun terkait perusahaan demi mendapatkan kejelasan.

Pembicaraan mengalir. Inti yang saya tangkap sih, saya dan teman saya (perkapalan) diterima oleh beliau. Namun, kepastiannya adalah menunggu surat kontrak dari hasil pemenangan tender dipegang oleh beliau. Sehingga perusahaan bisa langsung melaksanakannya.

Nantinya saya dan teman saya akan ditempatkan di Banten bersama 2 orang senior sebagai perwakilan perusahaan ini disana, sekaligus mengawasi pembangunan kapal sebagaimana yang tercantum dalam proposal tender. Jadi lepas wisuda, begitu surat kontrak ditangan, saya dan teman saya akan dikontak untuk bersiap dan berangkat ke Banten keesokan harinya.

Saya pikir ini peluang yang bagus, apalagi sesuai dengan bidang keahlian yang saya tekuni yaitu masalah desain / perencanaan kapal. Namun, saya masih harus bersabar. Kenapa? Karena ada satu bagian penting yang belum dibicarakan, yaitu mengenai salary. Yah biar gimana-gimana itu penting meskipun dari perusahaan sudah menjadi akomodasi yang meliputi tempat tinggal, makan, dan transportasi.

Kita lihatlah bagaimana nanti ini bergulir. Mungkin juga ini jalan yang Allah pilihkan untuk saya, mungkin juga tidak. Apalagi saya juga menanti perkembangan tes CPNS Kementrian Perindustrian yang mana di dalamnya dibutuhkan juga anak teknik perkapalan untuk pengembangan industri maritim.

About the Author: Arief Maulana

Just a simple writer. Menulis apa adanya, tanpa paksaan atau tekanan dari pihak manapun. Butuh tulisan yang lebih berbobot? Langsung dah ke www.AriefMaulana.com.

1 Comment + Add Comment

  • [...] dulu pada tahun 2010. Berhubung prosesnya agak lama, sambil menunggu saya pun memutuskan untuk bekerja di perusahaan Westvaria yang bergerak di bidang Marine Consultant and Engineering. Salah satu dream juga sebenarnya, bisa bekerja di perusahaan marine consultant. Sambil menunggu [...]

Leave a comment

CommentLuv badge

Berlangganan Artikel

Daftar Email Anda Disini:

Delivered by FeedBurner