Jun
2
2010

Amati, Tiru, Modifikasi (Yang Penting Ngerti)

Peluncuran Kapal

Peluncuran Kapal

Beberapa orang mungkin sudah tahu, kalau saat ini saya tengah berjuang berpacu dengan waktu. Yah, deadline yang makin mepet sementara sisa tugas masih banyak.

Apa boleh dikata, semacam sudah menjadi kebiasaan buruk mahasiswa, menunda tugas hingga mepet-mepet. Alasannya macam-macam, sampai-sampai ada yang bilang “Kalau ngga kepepet, ngga kreatif dan solusi ngga keluar.”

Termasuk saya ini, hahaha. Sempat sedikit terlena dengan enaknya bisnis online. Bukan dilalaikan sih, cuma prosentase fokus malah ke bisnisnya.

Akhirnya ya sudah, ada konsekuensi atas setiap pilihan. Dan sekarang suka ngga suka saya mesti menjalani semua konsekuensinya. Hukum sebab akibat.

Kalau sudah begini, ya jadi betul-betul ngikuti ajarannya Pak Tung. Amati, Tiru, Modifikasi. Khususnya pada bagian Diagram Peluncuran Kapal.

Jadi gini neeh, Tugas Merancang III saya itu merancang beberapa hal :


  1. Propeller (baling-baling kapal)
  2. Stern Tube (bukan you tube pastinya)
  3. Ship Launching Diagram
  4. Rudder Construction (konstruksi kemudi)

Nah, khusus diagram peluncuran kan agak njelimet gambarnya. Klo dititeni satu-satu ya jadi beribet dan butuh waktu banyak gambarnya, ga sesederhana propeller dan stern tube.

Disinilah dengan terpaksa saya menggunakan metode ATM. Saya ambil gambar diagram peluncuran teman yang ukuran utama kapalnya hampir sama (cuma selisih 1-1.5m). Bobot kapalnya nyaris serupan sehingga bila dilakukan perhitungan dan penggambaran hasilnya tidak berbeda jauh.

Amati diagram peluncurannya. Tiru pola kurva-kurva yang ada. Modifikasi secukupnya sesuai dengan hasil perhitungan. Yah walau ada penyimpangannya, ngga banyak lah. Namun yang menjadi catatan penting buat saya pribadi adalah :

  1. Mengerti apa dan bagaimana konsep diagram tersebut dibuat.
  2. Rekayasa ini hanya dalam lingkup kampus saja. Karena sungguh berbahaya bila dilakukan di dunia kerja

Mungkin sesuai spesifikasi bidang yang saya tekuni, yakni Rekayasa Perkapalan, maka bermain-mainnya dengan rekayasa. Hihihi…

Jadi inget waktu TM1 (General Arrangement + Lines Pline) & TM2 (Construction Profile + Midship Section) juga ada yang saya rekayasa. Namun alhamdulillah ketika Ujian Tugas Merancang, bisa.

Note : show off bout my study, hahaha…

Posted with WordPress for BlackBerry.

About the Author: Arief Maulana

Just a simple writer. Menulis apa adanya, tanpa paksaan atau tekanan dari pihak manapun. Butuh tulisan yang lebih berbobot? Langsung dah ke www.AriefMaulana.com.

7 Comments + Add Comment

  • Wah awas digugat ama yang punya, sekarang kan zaman gugat-gugatan dan hujat-hujatan heuheuheu… heuheu… :sip:

    Ma’a Najah Mas Arief!

  • Kalau di Informatika campus saya bukan ATM mas Arief. Tapi COPY PASTE. Hahaha

    Cuma sebagian teman aja koq. Hehe

  • [...] bisa. Karena waktu terakhir menghadap ke dosen kemarin siang, ternyata grafik peluncuran hasil ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) saya salah. Fatal karena sejak awal yang saya jadikan acuan adalah pola grafik yang [...]

  • lagi curhat ya mas?

  • wah, mas ini benar2 ilmu tingkat tinggi

    manusia bisanya menduplikat, semuanya sang khalik penciptanya

    sipp

    • @tireguard, semua ilmu sama tingginya kok mas

  • :sip:

Leave a comment

CommentLuv badge

Berlangganan Artikel

Daftar Email Anda Disini:

Delivered by FeedBurner

Healthy Life

Program Diet Sehat

Random Posts