31
2010
Hati-Hati Dengan MLM
Tadi pagi, ketika membaca twit mas Agus Siswoyo, sempat geli juga membacanya. Twitnya tentang penipuan yang dilakukan oleh MLM TVI Express.
Saya jadi inget waktu kopdar pertama kali dengan Mas Agus di Royal Plaza Surabaya. Waktu itu kebetulan memang saya ada beberapa agenda. Selain bertemu Mas Agus, bertemu dengan 1 team pasukan TVI Express.
Awalnya sih sebelumnya saya dikontakin sama Titis (dulu pernah jadi downline saya di MLM Tianshi, sayang ngga jalan). Eh itu anak ngotot mo nawarin bisnis. Setelah penolakan 2 minggu akhirnya kasihan juga. Yaudah, karena saya hanya punya waktu 1 hari kosong, ya saya join waktunya sesudah kopdar sama Mas Agus.
Saya kira cuma dateng sendiri, dilalae bareng uplinenya. Jadilah yang presentasi TVI Express si upline. Susah yah, diusir gimana didiemin sononya juga ngga tahu diri. Habis presentasi ya udah buyar gitu. Kan ngga ada pertanyaan lagi.
Seinget saya dulu, justru presentasi itu jangan detil-detil. Follow up ke pertemuan. Jadi peluang closingnya lebih besar. Nah, TVI Express kan ngga punya pertemuan macam itu. Yang jelas mood saya langsung jatuh kala itu.
Satu yang bisa membuat saya tertawa ketika Mas Agus share link kaskus soal penipuan TVI Express adalah justru si uplinenya Titis.
Saya inget betul ketika si upline dengan setengah angkuh mengatakan, “Saya orang paling teliti soal marketing plan. Kalau ngga bagus, saya ngga join.”
Sengaja juga sih, saya ngga koar-koar. Saya tipikal melankolis di personality. Artinya, sama dengan itu upline, saya ngga akan interest sebelum tau detil bagaimana marketing plannya.
Dan dari penjelasan si upline kala itu, sudah ada kecurigaan besar terhadap marketing plan TVI Express. Apalagi, produknya nampak ngga jelas dan kurang masuk akal dari segi harga.
Fakta berbicara, ketika justru kebohongan marketing plan dibuka. Kalau mau ngecek, silahkan langsung ke TKP :
Membongkar Kebohongan Marketing Plan TVI Express
Well lepas dari itu semua, tidak semua MLM jelek kok. Saya yakin ada yang bagus, entah apa. Karena saya sendiri pernah merasakan manfaat yang banyak dengan ikutan MLM walau sekarang udah berhenti. Beberapa hal yang saya dapatkan :
- Mengenal Bisnis. Gara-gara MLM lah saya akhirnya tau apa itu bisnis dan mulai menyukai. Sekaligus belajar mengubah mindset karyawan ke mindset bisnis
- Leadership. Di MLM saya belajar bagaimana menjadi leader. Tidak sekedar memerintah, tapi membangun dengan motivasi, merencanakan strategi, menyolidkan team.
- Team Work. Saya juga belajar teamwork dengan leader, crossline, dan downline untuk mencapai target.
- Pengembangan Diri. Ini yang paling kerasa manfaatnya. Soalnya saya kudu mau dan bisa : bicara di depan umum, berkomunikasi dengan baik, membangun sikap dan mindset, dll
Jadi, walau sekarang berhenti saya tidak menyesal. Itu adalah bagian dari perjalanan hidup yang harus saya lalui.
Bahkan gara-gara berhenti, sekarang malah ketemu yang lebih enak. Two words, “Internet Marketing”.
Ps. Tulisan ini bukan dimaksudkan untuk sengaja menjatuhkan MLM atau mengagungkannya. Melainkan untuk mengingatkan agar berhati-hati dalam memilih perusahaan MLM.
Posted with WordPress for BlackBerry.
Berlangganan Artikel via Email ! Anda akan mendapatkan update terbaru via email dengan memasukan alamat email anda pada kotak di bawah ini lalu tekan "Berlangganan".

An article by


masak mau ditipu dua kali…

@Agus Siswoyo,


yg ada di board TVI :hammer :hammer :hammer abis baca artikel kaskus.
ya mas itu gada kantornya di indonesia..
meski banyak juga klien orang TVI, tapi ga pernah ikutan join heee..
namun itu sistem antrian sebenernya…karena pake board.. :bingung ampe pusing liatnya
@Muhammad Arifin, justru yg saya liat aneh di marketing plannya itu sistem board dan produknya yg kurang jelas…
TVRI? wakakakakk… mendingan juga jadi agen asuransi..
@mh,


wow saya hampir aja masuk TVI dulu. untung gak jadi karena lagi gak ada uang 2,5 juta.
bahkan ada teman saya yang gadaikan sepeda motornya buat gabung di TVI. tp sampai skrg belum dapat 500 dolar juga.
untung saya gak jadi gabung TVI.
Sekarang sih lagi mencoba masuk dalam DUNIA INTERNET MARKETING.
Uda capek banget sih ikut MLM dari TIANSHI, FLEXTER, dll.
emg sih ada positif nya juga buat PENGEMBANGAN diri.
tapi untuk cari uang sih kayaknya susah banget.
@SAHAT, good job :cendol
MLM? cenderung mengedepankan keuntungan semata sih, walau marketing plan sehebat apapun pasti jual kecapnya keuntungan. jadi serasa jenuh dengernya… (keuntungan segede gitu janjinya cepet, janji mulu akhirnya.)
@hanifilham, saya sih waktu jalanin dulu santai aja mas. Karena saya sadar butuh proses and ga bisa instan. Sambil dinikmati sambil tumbuh dan berkembang.
saya jujur ga terlalu suka dengan MLM, karena biar gmn yang akan kaya ya yang punya, member si bisa income besar, tapi tetap ada batasan, makanya saya si pengennya jualan produk dengan sistem MLM,
@Maksum Priangga, Jadi suka MLM juga kalo gitu Mas
@Maksum Priangga, hahaha… Bukan sbg member, tapi founder bisnisnya yah. NOTED
Sistem ngantri urut kacang gitu masa mereka bilang bisnis sih mas yah? apa bedanya dg ikut aarisan hehehe….100 juta lagi…wkwkwkwk…wah kapan kapan boleh dunk sharing market plan untuk mas Arief analisa?
@mastyo, betul mas. Wah saya bukan pakar analisa marketing plan mas. Tapi hanya dugaan awam saja. Mungkin lebih akuran Mas Agus Siswoyo, yg notabene cost analyst
TVI itu apanya TPI ?
@Lutvi Avandi, kalau orang sunda bisa pak TVI jadi TPI
@Lutvi Avandi, TVI itu sepeda motor 2 sistem itu loh mas. Yg otomatik sama kopling jadi satu
pernah di TIANSHI juga to sampean mas
@TAJU, pernah. Sampe passive di income > 1 jt/bln. Lumayan lah buat mahasiswa :)
ini hanya masalah pilihan hidup saya kira mas..
singkatnya
“siapa mengerjakan apa? akan sesuai dengan apa dan bagaimana?”
@fadly muin, betul betul betul
Iya mas, saya awalnya mengenal bisnis dari MLM. Karena membaca buku Robert Kiyosaki “Business School” di MLM itu belajar pengembangan diri dan kepemimpinan yang penting. MLM bukan satu-satunya jalan untuk sukses, kaya dan bahagia.
Tapi, saya mengalaminya. seorang pelaku MLM mengganggap satu-satunya jalan menuju kesana dan terkesan dipaksakan. Jadi begitu Ilfil jadinya.
Karena mereka ga sadar. Biar bagaimana pun MLM hanya salah satu pilihan untuk mencapai impian. Meski begitu, tetap saja menurut saya power of team worknya itu dahsyat.
Arief Maulana recently posted..The Miracle Of Giving
Mas lihat perusahaannya sepertinya Mbak DHINI santi sukses dg ORIFLAME on line jadi lita tak bisa menghakimi yang penting tekun pasti berhasil dan semua bukan instant perlu waktu ok masa umpama kita nanam cabe hari ini tanam besok berbuah kan tidak ya perlu dirawat dan dipupuk ya itulah BISNIS apapun yang dikerjakan mesti jakin dan minta tuntunan TUHAN ok setuju??????
Yup. Bisnis apapun saya kira kalau ditekuni akan berhasil. Asalkan tidak menipu dan fair.
Arief Maulana recently posted..The Miracle Of Giving
MLM memang sering di salah gunakan. Kita harus bisa membedakan mana MLM dan mana Money Game. Klo model TVI exprs itu saya anggap money game, tapi kalau MLM murni ya seperti Tianshi, Sopie martin, Ifa Dahsyat dan pokoknya produk yang di jual jelas deh dan dipasarkan dengan sistem networking.
Kenapa seorang member bisa punya bonus gede? ya karena dia punya omset tinggi dari hasil pemasaran dengan merekrut member2 baru di bawahnya.
Biasanya perusahaan MLM, anggaran iklan di media ditiadakan, anggaran itulah yang diberikan kepada member yang punya omset tinggi.
Betul mas. Logikanya memang harus seperti itu.
Seorang Leader MLM bisa punya bonus besar, tidak lain karena ia mampu menggerakkan timnya untuk menjual dalam volume yang besar. Ini tak ubahnya seperti seorang manager marketing yang membina tim marketingnya. Gajinya tentu lebih besar bukan? :)
Arief Maulana recently posted..The Miracle Of Giving
Ngapain pusingin dia tuh bisnis apa, mau MLM mau money game…yg penting bisa menghasilkan uang. Grab its money first…, ya kl g percaya ya g usah join, n g usah bacotnya n jelek2an org. Talk Less Do More.

@jimmy, kalau anda tahu sodara anda akan ditipu orang lain sikap anda gimana? Masih bisa talk less dan melihat sodara merana kena penipuan? Atau memperingatkan sejak dini? *just a retoric question*
Memang cape kalau ikutan MLM, kl di tawarin sdh tdk mau lagi.
saya liat-liat dulu. Apa MLMnya
Arief Maulana recently posted..The Miracle Of Giving
oooo, gitu yach mas
@Tianshi Indonesia,
:-)
MaaF,Mungkin di sini ada sedikit kesalapahaman.sebenernya bukan TVI nya yg bermasalah.Tp MUNGKIN oknum yg menjelaskan terlalu menjual janji.dari bbrp sharing yg sy lakukan,byk member TVI yg gak ngerti apa sebenanya yg mereka ikuti.byk dr mereka yg ikut hanya tergiur dgn bonus yg dijanjikan,tanpa mengerti prosedur.apalagi skrg Eljohn indonesia sdh menjadi partner TVI.itu menandakan klo TVI bukan bisnis abal2.terima kasih..
@Yuli, who knows. Oknum yg ga bener. Pertanyaan saya, kemana leadernya? Bukankah salah satu kewajiban seorang leader membimbing teamnya menjalankan dengan cara yg benar dan mengingatkan ketika ada salah?
@Arief Maulana, betul..betul..betul..
byk temen2 ku yg sd join tp di tinggal kan oleh leadernya.tp untung saja aku dpt leader yg sabar (walaupun aku termasuk member pasif) .setiap ada info terbaru semua downline nya si sms 1 per 1.jadi gak semua leader yg mau untung nya aja,tp downline nya di telantarkan.
Jangan terlalu sinis dan usil dong dengan apa yg dikerjakan orang.ambil yg positif aja banyak saudara2ku sebangsa yg tertolong.pertanyaannya apakah yg kita kerjakan ada manFaat bagi org lain
@Imam, setuju pak imam…..
mereka hanya bisa koment. tapi ga memberikan solusi kl memang tvi itu penipuan. bukankah itu sebuah peluang untuk berinvestasi……..
@yudhie, kata-katanya lucu yah.
Ketauan dong Anda suka berinvestasi pada hal-hal yang berbau penipuan. Penipuan bukan peluang investasi pak, tapi peluang masuk neraka.
@Imam, bukan usil sih. Tapi coba kita berandai2. Katakanlah anda tau sebuah sistem yg isinya ada unsur penipuannya. Kemudian keesokan harinya tiba-tiba sodara/keluarga anda memberitahukan bahwa mereka akan join disana?
Sikap Anda? Apa masih bisa diam dan tidak peduli melihat sodara / keluarga akan ditipu mentah-mentah?
hoiiiiii, kalau mau makmur kerja keras bukan dengan menyetor 2,6 jt terus dapat 500 dolar, coba deh berpikir positif bapak/ibu, kalau memang itu bener bisa membrantas kemiskinan rakyat indonesia dong, kasih aja orang miskin 2,6 jt suruh deh ikiut TVI dapat deh 500 dolar tiap minggu apa tiap bulan nih
@bejo bajul, frontal… You are rocks… Mantabs :D
To All:
Sebetulnya saya termsuk org yg negatif terhadap MLM… Apalagi sy pernah join di sebuah mlm yg perusahaannya terbesar no 2 di china. tapi berujung trauma. namun sy mencoba membuka diri terhadap semua mlm lain krn sy yakin bisnis mlm adalah bisnis yg sangat bagus, jika Anda paham konsep yg sebenarnya…
MLM adalah penjualan produk berjenjang.. itu konsep dasarnya… Artinya bukan perekrutan yg jadi inti. Tapi produk… Karena kalo ada sebuah MLM atau yg mengaku MLM, tapi tidak ada produk atau produknya hanya kedok semata, bersiap2lah Anda merasa ditipu…
Jadi sekali lagi sy tekankan bahwa menu utamanya adalah produk…
Dari penjabaran di atas sy bisa simpulkan bahwa semua produk MLM bagus, asalkan berasal dari MLM yg benar. Jadi sy pastikan tidak ada org yg trauma dengan produk MLM.
Begitu juga dengan tim leader dan pengembangan diri. Semua MLM support systemnya bagus. Jadi tidak ada satupun org yg trauma. termasuk beberapa temen2 di atas yg menyebutkan dapat banyak pengembangan diri dari MLM.
To All:
Akan tetapi….
org yg bergabung krn ingin mendapatkan penghasilan tambahan atau menjadikan bisnis yg sebenarnya, pasti trauma… Mengapa..? jawabannya cuma satu… marketing plan MLM lah yg banyak membuat org trauma. termasuk sy dan barangkali beberapa temen2…
bonus yg dibayar terlalu lama( rata2 30 hari kerja), harus bayar tiket tiap acara, produk yg harganya tidak wajar atau jauh datas harga pasar, peringkat yg menjebak, ada tutup poin atau belanja berulang2 setiap periode tertentu dari kantong pribadi(padahal awal sudah mengeluarkan modal), reward yg juga menjebak (terlalu mengiming2 di tahap awal), dan yg terakhir mindset impian yg dibangun tanpa teknik yg benar… (sy akan berbagi konsep impian yg insy benar di posting berikutnya)
sy pastikan rata2 dari Anda trauma akan hal2 di atas.
Jadi jika Anda mau membuka hati utk sebuah peluang, setidaknya coba Anda lihat Marketing Plan sebuah MLM yg akhirnya membuat sy yang anti setengah mati sama MLM join.
coba kita liat beberapa hal berikut…
1. bonus dibayar 1 hari kerja
2. produk hanya 2, tidak tumpang tindih, dan harga JUSTRU sedikit dibawah harga pasar
3. Modal hanya sekali selamanya (pembelian produk di awal)
4. Bonus hanya 3 jenis dengan perhitungan sederhana sekali, tanpa reward, tanpa iming2
belaka, lebih menekankan ke proses utk mendapatkannya.
5. tidak ada tutup poin (target2 yg mengakibatkan kita belanja berulang2)
6. tidak ada peringkat2 yg berujung menjebak
7. dan Anti doktrin (karena Anda justru dibuka pikiran utk tau MLM yg sebenarnya, dan jadi
tau MLM lain seperti apa, bukan ditutup utk fokus MLM Anda jangan liat kiri kanan)
oleh karena itu sy ingin mengundang Anda utk melihat MLM yg satu ini… bukan bermaksud mengajak Anda join. Tapi biar teman2 tahu bahwa ada loh MLM yg benar2 bikin kita tidak trauma terhadap Marketing plannya….
MELIA NATURE INDONESIA adalah solusi utk Anda yg trauma terhadap MLM. atau yg sangat membenci MLM, dan juga Anda yg belum pernah ikut MLM tapi mau coba berbisnis sebagai ASET masa depan utk berjaga2 kalau2 penghasilan Anda di tempat Anda bekerja saat ini terhenti, seperti phk, dll….
silakan buka situs melianature utk mengetahui detailnya
Akhir kata, sy comment di sini bukan utk menciptakan perdebatan. Tapi justru utk berdiskusi.
Bagi Anda yg sudah menjalankan MLM, silakan lanjutkan. Asalkan Anda jujur dari dalam hati Anda bahwa MLM yg Anda pilih sudah tepat….
Salam Dahsyat temen2 semua
IMPIAN
adalah sebuah hal yg benar2 kita inginkan dan harus tercapai….
beranilah bermimpi. Karena bermimpi itu gratis loh… Akan tetapi jangan sampai Anda hanya menjadi seorang pemimpi belaka. Jadilah org yg menggapai impian.
oleh karenanya impian harus dibangun dengan 5 hal. Impian harus dibangun dengan SMART…
apakah 5 hal itu…?
S M A R T
S – pesific (harus jelas. jangan samar2. jenisnya, merknya, dan sebagainya…)
M – easurable (bisa diukur dan dinilai dengan angka. harganya berapan, dsb…)
A – chifable (Bisa diraih dan menantang utk dikejar)
R – ealistic (Masuk akal dengan kondisi Anda pada saat memimpikannya atau step by step)
T – ime limit (ada batasan waktu kapan harus dicapai)
Jadi, Utk temen2 yg sedang bermimpi tentang masa depan, silakan. jangan malu. Akan tetapi saya sarankan Anda penuhi dengan parameter SMART agar impian Anda benar2 bisa Anda wujudkan dan bukan hanya sekedar Impian belaka…
Salam Dahsyat
@Maulana, sebagai x-MLMers saya mengerti konsep membangun impian. Karena kebetulan waktu itu team leader saya bagus.
Sedikit koreksi u/ A, seingat saya ‘Achieveable’ bukan ‘Achifable’.
Oh ya, ada baiknya Anda belajar ngeblog deh. Biar bisa menuangkan lebih banyak pikiran dalam bentuk tulisan, alih-alih berkomentar panjang.
Kesannya seperti artikel di dalam komentar. Cukup bikin artikel di blog Anda & di trackback kesini, nanti muncul otomatis sebagian artikel Anda di kolom komentar.
Terima kasih tambahannya.
kita gabung yuk di FORUM PENOLAKAN TVI yg BULLSHIT ini shg teman-2 dan kawan kita terhindar PENIPUAN ini. Klik link di nama saya.
Silahkan bagi yang lainnya. Saya cukup menginfokan disini
Arief Maulana recently posted..The Miracle Of Giving
@ Maulana…. hebat… Salut….
Mindset yang jenius, Bagi Orang2 Bego. Udah jelek2in orang, eh… ujung2 nya jualan juga…. wkwkwkwkwkwkkw.
beuhh……si maulana ternyata jualan MLM juga…,jangan gitu lah kalau mau jualan pake jelek2in jualan orang lain…bego yg percaya maulana.yang jitu analisa @ochu untuk membaui akal bulus maulana.kalau saya sih gak jualan MLM tapi jualan daging mmk…hahahahahaha…..hidup germo..
bisnis MLM sering yang diceritakan pasti sosok yang dah dpat bonus gede, uang melimpah, rumah , mobil dan lain2. mereka tidak transpara memberitahu bagaimana nasib ratusan bahkan ribuan bawahannya yang paling kroco. yang mati2an yang sampai air liurnya habis nawarin orang ga dapat2 downline sampai putus asa trus berhenti?
Kalau soal ga dapet downline sih saya kira masih bisa lah ya diperbaiki. Tinggal meningkatkan marketing skillnya.
Arief Maulana recently posted..The Miracle Of Giving
sy besar” d MLM. tp stelah sy pelajari plan TVI ternyata gak jelas maka sya berulang kali diajak gak pernah mau???????????????????????
hmmmm
Arief Maulana recently posted..The Miracle Of Giving
bener bener hal hal yang harus di perhatikan
coba kita liat beberapa hal berikut…
1. bonus dibayar 1 hari kerja
2. produk hanya 2, tidak tumpang tindih, dan harga JUSTRU sedikit dibawah harga pasar
3. Modal hanya sekali selamanya (pembelian produk di awal)
4. Bonus hanya 3 jenis dengan perhitungan sederhana sekali, tanpa reward, tanpa iming2
belaka, lebih menekankan ke proses utk mendapatkannya.
5. tidak ada tutup poin (target2 yg mengakibatkan kita belanja berulang2)
6. tidak ada peringkat2 yg berujung menjebak
7. dan Anti doktrin (karena Anda justru dibuka pikiran utk tau MLM yg sebenarnya, dan jadi
tp bonus kita diambil jg kan buat belanja ulang,jd nmnya bisnisyg jd pemain pasti ada untung ruginya, yg untung pasti yng punya bisnisnya, hal itu jelas dari tahun jebot jg
@Shan san, iya yang untung yg punya bisnis dan yg join duluan. Yang belakangan? Dapet apa?
jngn pernh menjelek- jekekn bisnis orng laen trus mlh dgng jg, kalian ga beda halnya dengan hewan. orng mw ikt MLM atau bisnis apapun terserah mereka, mereka hnya berusaha untuk sukss dengan cra mereka, emang klo loe pd bilang bisnis orng itu penipuan, lo mw mw ngasih mkn mereka, yg pnting marketing planya ada, bonus ada ada beres kan , jd jngan usil sma kehidupan orang. thanx wasalam
@Shan san, gimana dengan para pelakunya yang cenderung ga pake etika. Mengundang dengan menipu lalu menjebak yang diundang. Sekarang saya tanya, bisa tidak menjawab semua tantangan kebohongan TVI Express? ==> http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4113555 ?
cek ini bro….nyata dan jelas….tanpa embel embel
http://mbelgedez.wordpress.com/2007/09/01/mlm-tipu-muslihat-berkedok-bisnis-mlm-part-2/
ke TKP
ni lagi ..pergunakan akal sehat bro…boleh kaya tapi jangan korbankan hubungan kita
http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=127065&page=1
sy lbh condong suka ke MLM k-link…. no tipu2… bener membangun diri dan jg syariah
Saya suka Herbalife. Produknya bagus dan masih terus konsumsi sampai saat ini.
Arief Maulana recently posted..The Miracle Of Giving