anak indigo
Hari ini kebetulan saya sedang agak senggang. Jadi bisa ngabisin jatah IM2 yang masih sisa 800MB full speed. Sambil balesin komentar yang masuk di blog, iseng saya gangguin seorang temen di jakarta yang malam ini ngelembur. Awalnya saya sih niat nakut-nakutin aja. Saya cerita semacam hal-hal yang rada ghaib gitu. Eh ternyata….
Temen saya itu ternyata punya bakat bawaan dari kecil. Penuturannya, sewaktu kecil dia bisa melihat ada yang mengikuti. Bukan manusia pastinya. Namun seiring dengan bertambahnya usia dan pada saat dia mendapatkan haid pertama (anaknya cewek), kemampuan melihat itu hilang. Yang tersisa hanya kemampuan merasakan saja.
Saya tanya juga, di komunitasnya apa ada juga. Dan dia menjawab ada. Bahkan meski sudah dewasa, malah bisa melihat dengan jelas. Mendadak saya jadi inget istilah anak indigo. Anak-anak yang terlahir dengan bakat “istimewa” (nanti link selengkapnya saya share). Entah yang benar mana, apakah versi medis atau memang ada kelebihan spiritual, tapi yang jelas mereka ada.
Kadang saya tanda tanya juga, darimana datangnya bakat itu? Apakah mungkin itu semacam warisan ilmu yang pernah didalami oleh nenek moyang tempo dulu (suka ngilmu yang aneh-aneh). Kalau versi temen saya tadi, kebetulan ada garis keturunan sama seorang tokoh yang punya ilmu berkaitan dengan yang halus-halus.
Ehm, tiba-tiba saya teringat dengan cerita ibu saya. Dulu kakek buyut (kakeknya ibu), punya santri halus (sebangsa jin). Bukan memelihara, tapi mereka yang ngikut karena ingin belajar agama. Kompensasinya, santri halus itu ikut menjaga keluarga. Pernah suatu sore, anak-anak + cucu mbah buyut disuruh masuk rumah dan jangan keliaran di luar. Pas ditanya kenapa, ternyata santri-santri halus dalam skala besar akan lewat. Jadi agar tidak mengganggu maksudnya.
Beberapa waktu sebelum meninggal, mbah buyut membawa semua santrinya ke sebuah gunung. Sengaja dirahasiakan agar tidak ada anak cucunya yang tahu. Karena walau bagaimana pun bakat untuk diikuti yang begituan ada. Kalau kuat dan bisa mengatur sih tidak masalah, kalau ngga kuat yang ada malah kita yang dikendalikan.
Cerita ibu saya anggap angin lalu. Saya berharap betul bakat itu hilang dan ngga sampe ke saya, hehehe… ngeri juga kadang membayangkannya. Lebih enak hidup sebagai manusia biasa yang normal dan beribadah apa adanya, ngga usah ngilmu yang aneh-aneh. Barangkali Anda ada yang punya bakat “Istimewa” seperti itu? Bisa share neeh.
Saya bukan bermaksud nakut-nakuti loh. Cuma sharing aja membuka wacana. Ini link tentang masalah anak indigo :
- Apakah Anak-Anak Anda Tergolong Anak Indigo?
- 7 Hal Penting bagi Orang Tua, Guru dan Masyarakat Tentang Anak Indigo.
- 9 Penderitaan yang Ditanggung Anak Indigo
- Film-film Bertema Anak Indigo
Semoga bermanfaat.
-
-
















bakat alam kali mas

bakat dapat pertamax juga mas
Klik untuk membalas
Arief Maulana Reply:
May 7th, 2010 at 10:18 pm
@Maksum Priangga, bisa jadi


Klik untuk membalas
wah.. jadi menyorot yang ghaib2 nih mas? serem juga ah.
saya kurang paham kalau sudah menyentuh hal itu
Klik untuk membalas
Arief Maulana Reply:
May 18th, 2010 at 2:35 pm
@fadly muin, sebatas wacana aja mas. ada anak2 seperti itu. Jangan dikucilkan, kasihan. mereka udah nanggung beban berat soalny.
Klik untuk membalas
gejala seperti ini saya pernah baca buku otak tengah http://dahsyatnyaotaktengah.com
Klik untuk membalas
Arief Maulana Reply:
May 18th, 2010 at 2:37 pm
@Tjia Ngie, ke TKP
Klik untuk membalas
Serem juga kalau anak kecil sudah punya bakat seperti itu, akan jadi trauma berkepanjangan sampai dewasa.
Klik untuk membalas
Arief Maulana Reply:
May 18th, 2010 at 2:36 pm
@sugeng, belum tentu mas. Temen saya, dia bisa memanage itu. Dan sekarang malah jadi orang dengan multitalent. Disini peranan orang tua diperlukan banget hingga anak menjadi dewasa
Klik untuk membalas
bakat alam kali mas

bakat dapat pertamax juga mas
Klik untuk membalas