Apr
23
2010

Peka dan Peduli Pada Hal-Hal Sepele

Kemarin lusa ketika saya berangkat ke Kantor Adpel Tg.Perak untuk menjemput ibu (Dharma Wanita di kantor ayah), saya kaget.

Rupanya agak teledor juga hingga saya baru sadar kalau bensin sepeda motor udah sekarat mau habis. Perjalanan dari Sidoarjo ke Perak masih 1/2 perjalanan.

Keadaan diperparah dengan posisi saya yang memang jauh dari pom bensin manapun. Saya pun mengurangi kecepatan untuk menghemat bensin.

Sambil harap-harap cemas, saya mengendarai sepeda motor sambil tolah toleh kanan kiri. Tentu saja mencari penjual BENSIN ECERAN.

Saat itu, saya baru nyadar pentingnya kehadiran mereka. Biasanya sih cuek-cuek aja.

Sama halnya juga dengan tukang tambal ban. Repot juga loh kalau lagi ban bocor, ngga ada tukang bengkel terdekat dari TKP.

Saya jadi inget petuah Pak Agung, QC Dumas Shipyard, ketika OJT 1 bulan disana. Beliau bilang, “Biasanya kalau saya berkunjung ke daerah baru, yang tak titeni pertama kali itu tukang tambal ban sama bensin eceran. Keliahatan sepele tapi bisa jadi urgent.”

Nah, itulah kita. Kadang-kadang suka kurang detail dalam memperhatikan lingkungan sekitar. Padahal boleh jadi hal-hal kecil seperti itu justru menjadi penolong. Betul tidak?

Bagaimana dengan Anda, kawan? Sudahkah Anda detail dalam memperhatikan lingkungan sekitar Anda?

Bensin Eceran

Bensin Eceran

About the Author: Arief Maulana

Just a simple writer. Menulis apa adanya, tanpa paksaan atau tekanan dari pihak manapun. Butuh tulisan yang lebih berbobot? Langsung dah ke www.AriefMaulana.com.

9 Comments + Add Comment

  • Betul om Maulana, hal2 sepele seringkali menjadi bencana, seperti maksud hati sekedar bergurau namun berkembang menjadi salahpaham yang besar…

  • terima kasih Mas Arief,….
    kita memang harus peka dan peduli dari hal sederhana di sekitar kita.

    Contoh;…kalau mau ke tukang cukur atau salaon harus membawa silet sendiri. Mengapa???

    Ingat hepatitis dan HIV/AIDS…..

    • @qimi @ konsultasi kesehatan, Ada hubungannya? Jadi takut tuh!

      • @Erdien, trus… Masa mo jadi ngegondrong mas :ngakak:

    • @qimi, whoaaa… Hehehe… Saya sih yg cukur ayah sendiri :D

  • Memang hal yang kelihatannya sepele sering kali kita abaikan. Kita baru akan merasakan betapa pentingnya hal tersebut di saat kita terdesak dan benar-benar membutuhkannya :sip:

    • @Erdien, sama halnya dg ketika kita merasa sesuatu itu berharga justru ketika hilang :melet:

  • permasalahan-permasalahan yang besar terkadang timbul dari hal-hal kecil yang kita abaikan.:benjol:

Leave a comment

CommentLuv badge

Berlangganan Artikel

Daftar Email Anda Disini:

Delivered by FeedBurner

Healthy Life

Program Diet Sehat