Mar
21
2010

Pay It Forward

Pay It Forward

Pay It Forward

Cukup lama juga sejak postingan terakhir saya tentang orang-orang yang baik. Dan nampaknya kali ini saya masih betah posting soal yang baik-baik. Hahaha…

Kebetulan, sudah beberapa hari ini saya join di milis Indonesia Eksis (indonesiaeksis@yahoogroups.com), tempatnya kawan-kawan yang pada mau ngeksis tanpa harus lebay. Jadi coba join deh!

Dan kemarin, di milis itu juga saya sempat post cerita bagus dari temen. Ini dia ceritanya (maaf kalau repost, hehehe…) :

-
PAY IT FORWARD

Kisah ini bercerita tentang seorang anak umur 8 tahun bernama Trevor yang berpikir jika dia melakukan kebaikan kepada 3 orang disekitarnya kemudian ke-3 orang tersebut meneruskan kebaikan yang mereka terima itu dengan melakukan hal yang sama ke-3 orang lainnya dst, maka dia yakin suatu saat nanti dunia ini akan dipenuhi oleh orang-orang yang saling mengasihi.

Dia menamakan ide tersebut: “PAY IT FORWARD.

Singkat cerita, Trevor memutuskan bahwa 3 orang yang akan menjadi bahan eksperimen adalah :

- mamanya sendiri (yang menjadi single parent)

- seorang pemuda gembel yang selalu dilihatnya dipinggir jalan dan

-seorang teman sekelas yang selalu diganggu oleh sekelompok anak-anak nakal.

Percobaan pun dimulai.

Trevor melihat bahwa mamanya sangat kesepian, tidak punya teman untuk berbagi rasa dan telah menjadi pecandu minuman keras.

Trevor berusaha menghentikan kecanduan mamanya dengan cara rajin mengosongkan isi botol minuman keras yang ada dirumah mereka.

Dia juga mengatur rencana supaya mamanya bisa berkencan dengan guru sekolah Trevor.

Sang mama yang melihat perhatian si anak yang begitu besar menjadi terharu.

Saat sang mama mengucapkan terima kasih, Trevor berpesan kepada mamanya, “PAY IT FORWARD, MOM!”

Sang mama yang terkesan dengan yang dilakukan Trevor, terdorong untuk meneruskan kebaikan yang telah diterimanya itu dengan pergi ke rumah ibunya (nenek si Trevor).

Hubungan mereka telah rusak selama bertahun-tahun dan mereka tidak pernah bertegur sapa.

Kehadiran sang putri untuk meminta maaf dan memperbaiki hubungan diantara mereka membuat nenek Trevor begitu terharu.

Saat nenek Trevor mengucapkan terima kasih, si anak berpesan, ”PAY IT FORWARD, MOM!”

Sang nenek yang begitu bahagia karena putrinya mau memaafkan dan menerima dirinya kembali, meneruskan kebaikan tersebut dengan menolong seorang pemuda yang sedang ketakutan karena dikejar segerombolan orang untuk bersembunyi di mobil si nenek.

Ketika para pengejarnya sudah pergi, si pemuda mengucapkan terima kasih, si nenek berpesan, “PAY IT FORWARD, SON!”

Si pemuda yang terkesan dengan kebaikan si nenek, terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan nomor antriannya di rumah sakit kepada seorang gadis kecil yang sakit parah untuk lebih dulu mendapatkan perawatan.

Ayah si gadis kecil begitu berterima kasih kepada si pemuda ini dan si pemuda berpesan kepada Ayah gadis itu, “PAY IT FORWARD, SIR!”

Ayah si gadis kecil yang terkesan dengan kebaikan si pemuda, terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan meminjamkan mobilnya kepada seorang wartawan TV yang mobilnya terkena kecelakaan pada saat sedang meliput suatu acara.

Saat si wartawan berterima kasih dan ayah si gadis berpesan, “PAY IT FORWARD, SIR!”

Sang wartawan yang begitu terkesan terhadap kebaikan ayah si gadis, bertekad untuk mencari tau dari mana asal muasalnya istilah “PAY IT FORWARD” tersebut.

Jiwa kewartawanannya mengajak dia untuk menelusuri mundur dan mencari informasi mulai dari ayah si gadis, pemuda yang memberi antrian nomor rumah sakit, nenek yang memberikan tempat persembunyian, putri si nenek yang mengampuni, sampai kepada si Trevor yang mempunyai ide tersebut.

Terkesan dengan apa yang dilakukan oleh Trevor, si wartawan mengatur agar Trevor bisa tampil di TV agar banyak orang yang tergugah dengan apa yang telah dilakukan oleh anak kecil ini.

Saat kesempatan untuk tampil di TV terlaksana, Trevor mengajak semua pemirsa yang sedang melihat acara tersebut untuk BERSEDIA MEMULAI DARI DIRI MEREKA SENDIRI UNTUK MELAKUKAN KEBAIKAN KEPADA ORANG-ORANG DISEKITAR MEREKA agar dunia ini menjadi dunia yang penuh kasih.

Namun umur Trevor sangat singkat, dia ditusuk pisau saat akan menolong teman sekolahnya yang selalu diganggu oleh para berandalan.

Selesai penguburan Trevor, betapa terkejutnya sang Mama melihat ribuan orang tidak henti-hentinya datang dan berkumpul di halaman rumahnya sambil meletakkan bunga dan menyalakan lilin tanda ikut berduka cita terhadap kematian Trevor.

Trevor sendiripun sampai akhir hayatnya tidak pernah menyadari dampak yang diberikan kepada banyak orang hanya dengan melakukan kebaikan penuh kasih kepada orang lain.

Mungkinkah saat kita terkagum-kagum menikmati kebaikan Tuhan di dalam hidup kita dan kita bertanya-tanya kepada Tuhan bagaimana cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepadaNya, jawaban Tuhan hanya sesederhana ini:

“PAY IT FORWARD to OTHERS around YOU (Teruskanlah itu kepada orang lain yang ada disekitarmu)
-

Nah, itu kisahnya kawan. Dan saya harap usai membava ini Tell It Forward ke kawan-kawan yang lain.

Selamat menebar kebaikan kawan! Have a great Sunday!

Enjoy my blog, happy blogwalking!

About the Author: Arief Maulana

Just a simple writer. Menulis apa adanya, tanpa paksaan atau tekanan dari pihak manapun. Butuh tulisan yang lebih berbobot? Langsung dah ke www.AriefMaulana.com.

7 Comments + Add Comment

  • :puyeng:Menebar..Kebaikan…Ibarat…Bulir..Bulir..Yang…Memiliki..700.cabang..Dan.Setiap..cabang..memilik..Ratusan..bulir2..,bener..gak?

    • @POOSOFT, bener banget. Jangan remehkan kekuatannya :D

  • Hmm, cerita inspiratif untuk hari minggu. Satu hal yang sudah jarang dilakukan masyarakat kota.

    • @Agus Siswoyo, bener banget. Masyarakat kota hidup dlm dunianya masing2 :D

  • dolan sini wae mas arief, aq g bisa akses am com. jadi mampir kesini wae.

    • @Andrik Sugianto, sy juga heran kok ga bisa akses ke AM.com yah? Padahal temen2 yg lain fine2 aja.

      Kecuali :
      - akses via mobile
      - akses dari luar Indonesia

  • benar-benar satu inspirasi yang sangat baik untuk di praktekkan, namun blog ilmuperbankan.blogspot.com sudah mencoba untuk memberikan kebaikannya dengan cara membagikan ilmu yang telah dimiliki dalam perjalanan kariernya mencapai puncak dan terus berusaha untuk berbagi suka dan duka yang telah diperolehnya selama merakit kariernya, mudah-mudahan bisa memberikan kebaikan yang lainnya…amien
    dan buat yang merasa terbantu dan menambah wawasan jangan lupa “pay it format, broo”

Leave a comment

CommentLuv badge

Berlangganan Artikel

Daftar Email Anda Disini:

Delivered by FeedBurner

Healthy Life

Program Diet Sehat