12
2010
Kesederhanaan ‘Rumah Buku’ Toga Mas
Ehm… Masih dalam konteks KISS, alias kesederhaan yang saya kupas di artikel sebelumnya.
Hari ini saya habiskan jalan-jalan bersama adik, Wulan, ke toko buku Toga Mas dan Tunjungan Plaza Surabaya. Yah, mumpung dia diizinkan pulang karena ada kepentingan mendesak di rumah.
Tadinya saya ingin ke Gramedia, hanya Wulan memaksa untuk ke Toga Mas. Katanya sih disana sering ada diskonan. Dan jumlah buku yang ingin dia beli lumayan, jadi efek diskon besar.
Oke, saya menyanggupi. Jujur, ini pertama kalinya saya ke Toga Mas yang ada di Jl.Diponegoro Surabaya. Biasanya sih ke Gramedia Expo melulu hehehe…
Begitu datang saya langsung takjub. Kenapa? Karena konsep bookstorenya ngga seperti yang ada di benak saya, seperti halnya toko-toko buku lainnya.
Alih-alih menggunakan bangunan formal dan kaku ala toko buku, Toga Mas tersebut menggunakan rumah biasa yang agak besar dengan gaya agak oldies. Mungkin lebih cocok disebut rumah buku kali ya.
Di pintu masuk rumah, eh toko maksudnya, sudah dihadapkan pada baliho kecil Mario Teguh yang mempromosikan bukunya.
Masuk ke ruang tamu, ada kasir di pojokan dan sisa ruangan di penuhi rak-rak buku yang tertata rapi. Buku baru dan best seller ada disana.
Di sepanjang lorong menuju kamar-kamar juga ada rak kecil. Yang dipajang adalah majalah.
Dari lorong ini, Anda bisa memilih mau masuk kamar yang mana. Agar tidak bingung, di atas kusen pintu kamar sudah ada keterangan kategori buku apa saja yang ada di dalamnya.
Lorong tersebut berujung ke belakang, dimana mungkin sebelumnya adalah taman belakang. Hanya sudah diberi atap dan beralaskan lantai kayu. Di halaman belakang tempatnya buku-buku fiksi sebangsa novel.
Saya betah disana. Suasana yang nyaman, seakan mengesankan bahwa rumah itu jauh dari hiruk pikuk kota besar. Tenang. Dan ada beberapa kursi yang bisa Anda gunakan untuk membaca.
Berjalan-jalan disana seperti mengunjungi tempat bersejarah saja. Kesederhanaannya itu, tidak lantas membuat kesan bookstore profesional hilang. Justru itu adalah nilai lebih.
Sayang, saya tidak diperkenankan mengambil gambar terlalu banyak. Andai saja boleh. Hehehe…
Cobalah main-main kesana jika Anda ada di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Lagipula taglinenya menarik, “Toko Buku Diskon”.
Dan perjalanan saya di Toga Mas membuahkan 5 buku (3 wulan + 2 saya). Lumayanlah potongan diskonnya.
Bagaimana kawan, Anda tertarik jelajah ‘rumah buku tua’ ala Toga Mas Diponegoro?
Enjoy my blog, happy blogwalking!
Toko Buku Toga Mas (1)
Toko Buku Toga Mas (2)
Toko Buku Toga Mas (3)
Berlangganan Artikel via Email ! Anda akan mendapatkan update terbaru via email dengan memasukan alamat email anda pada kotak di bawah ini lalu tekan "Berlangganan".

An article by


wah, Toko Buku yang beda dari yang lainnya . andai saya ada di Surabaya, pasti saya dateng tuh .
dilihat dari fotonya ajah udah pengen ke sana . Hehehe
Thanks
Imamz
@Imamz, ayooo kesini. nanti saya temenin jalan-jalan ke ‘rumah buku’ Toga Mas
Kalau aq kesana, anterin yaah
@Bundapreneur, bisa diatur
jalan2 ke bandung mas, banyak toko buku kecil kek gitu..
PS: kaos mashengky belom mejeng nih… awas ntar dicoret dari keanggotaan loh wkwkwkwkk
@mh, ini ga kecil2 amat.
Laundry baru nganter td mlm. Klo sehari sblmnya, udah saya pake waktu ke toga mas kemarin.
sepertinya enak yah.. suasananya mendukung untuk baca ditempat..
@fadly muin, betul mas. Apalagi banyak buku yg bukaan segelnya. Pun tempat duduk jg banyak tersedia. Hahaha…
*mau beli buku apa numpang baca doang?*
Kalau saya di Malang pasti membeli buku di Togamas mas Arief. Yaitu, karena diskonnya aja.
@A9YnD1LV3R, yap. Klo 1 buku sbenernya ga tlalu ngefek juga sih diskonnya. Klo beli borongan itu yang betul2 kerasa.
ada diskon besan ndak ya seandainya saya ke sini dan bisa mampir bermalam di rumah mas arief ndak ya… soalnya aku kan dari tempat yang jauh……
@hcd, rata2 20% mas. Boleh2 aja :D
@Erdien, dijadwalken saja. Ala backpackeran gitu, biar hemat di ongkos. Hahaha…
Togamas ada di surabaya juga ya? soalnya yang paling terkenal di Jogja, karena yang di jogja punya TDW, jadi di promosiin melulu setiap seminar, kalau di Jakarta namanya di ganti jadi TM Bookstore, tapi tetep tagline nya toko buku diskon :iloveindonesia
@Maksum Priangga, ada dimana2 mas. Menjamur. Terkenal krn diskonnya.
Padahal klo beli cuma 1 buku, diskon 10% ga berasa sama sekali.
keliatannya kok sumpek? pake pendingin ruangan (ac) atau tidak tuh bro?
@Bayumurti, pake dong. Tapi tempat membacanya jauh lebih nyaman ketimbang di Gramedia.
di jakarta ada gk sich toko buku togamas?
@roarke, wah ga tau. Etapi masa ga ada sih.
@Raorake: Di Jakarta blm ada, baru sampai Jawa Barat. Dido’akan saja supaya ada, biar semakin haus dengan ilmu.