Mengasah Kemampuan Lewat Ghost Writer Job

Kemarin siang akhirnya tugas itu datang. Bukan tugas kuliah pastinya, melainkan tugas saya sebagai seorang ghost writer.
Tugasnya cukup sederhana, hanya berisi sederet kata kunci yang kemudian harus dikembangkan menjadi sebuah artikel SEO, dengan beberapa ketentuan khusus juga.
Ini tugas kedua sejak terakhir bulan Desember yang lalu saya terima. Karena untuk bulan Januari saya minta stop dulu karena fokus di sidang Tugas Merancang Kapal II.
Tugas yang masuk kali ini berupa 8 keyword. Artinya saya mesti menyelesaikan 8 artikel minimal 500 kata/artikel. Dan waktu yang diberikan adalah 4 hari. Telat kumpulkan bukan dibayar, malah saya yang harus membayar. Belum lagi seabrek aturan karena ini adalah artikel SEO yang mesti unik.
Sebenarnya bukan tanpa alasan saya ‘cari masalah’. Toh blog sudah ada beberapa. Satu-satunya alasan saya jadi profesional ghost writer ini adalah untuk mengasah kemampuan menulis.
Kalau menulis di blog kecenderungannya adalah bebas, tanpa aturan dan sifatnya suka-suka. Namun dalam kerjaan yang satu ini, selain artikel mesti menganut kaidah SEO pun ia mesti unik dan lolos uji copyscape..
Kalaupun next asignment diminta keyword yang sama, saya mesti kreatif untuk menyajikannya dalam bentuk berbeda agar lolos copyscape tadi.
Disinilah letak proses upgrading writing skill. Mau tidak mau, saya mesti ngikut aturan yang ditetapkan sang big bos. Disisi lain, potensi pendapatannya juga cukup lumayan. Meski proses rekrutmen di awal agak ketat, ada tes tulis dan juga cek ke blog yang sedang dikelola.
Disamping itu job ini layaknya sebuah challenge. Setiap assignment selalu ada tantangan tersendiri dan masalah untuk dipecahkan. Saat masalah selesai, secara tidak langsung writing skill terasah.
Well, this is my way. Being success as a writer. Enjoy my blog, happy blogwalking!
Share on Facebook


Penasaran pengen merasakan jadi penulis-hantu juga…



Klik untuk membalas
Arief Maulana Reply:
February 13th, 2010 at 5:35 pm
@Agus Siswoyo, mau coba mas? Nanti sy kasih job 1 artikel. Deadline bsk malem.
Klik untuk membalas
Wah kalau sy g tertarik…..justru membuntu kebebasan berekspresi.n g ada penghargaan selain rupiah.who knows i m the writer…tp salut mas arief yg sukses n dipercy anda layak mjd ghostwriter
Klik untuk membalas
Arief Maulana Reply:
February 13th, 2010 at 5:41 pm
@Bundapreneur, buat latihan aja kok bun. Nanti kemungkinan resign hahaha… Biar bisa fokus sama blog SEO sendiri.
Klik untuk membalas
Devil writter ada ga ya mas? he..he…
Klik untuk membalas
Arief Maulana Reply:
February 14th, 2010 at 11:58 am
@Handoko Tantra, saya malah pengen cari angel’s writer
Klik untuk membalas
Kalau boleh tahu, mas Arief sebagai Ghost Writer untuk siapa dan dimana? Jadi tertarik. Karena motivasi belajar dan menulis sesuai kaidah SEO.
Klik untuk membalas
Arief Maulana Reply:
February 14th, 2010 at 5:47 pm
@A9YnD1LV3R, maaf mas ngga bisa buka identitas client. Tapi beberapa aturannya (klo mo latihan) :
- jumlah kata min 500
- kata kunci, mis “belajar bisnis” = 3% x sluruh jumlah kata
- judul artikel + tiap paragraf ada kata kunci
- artikel lolos copyscape
- tulisan harus natural & enak dibaca, tetap dlm koridor aturan tsb.
Latihan aja dengan ketentuan di atas, maka nanti Anda bisa nulis artikel SEO
Klik untuk membalas
ihh serem penulis hantu klo lg nulis nanti ada hantu dibelakangnya

Klik untuk membalas
Arief Maulana Reply:
February 14th, 2010 at 1:06 pm
@Arief Rizky Ramadhan, iya neeh. Aku jadi kerasukan nulis klo ngejob ini. Masa dlm 1 malem bisa selesai 6 artikel…
Klik untuk membalas
mesti upgrade kemampuan biar tidak stagnan di satu tempat..sukses mas
Klik untuk membalas
Cukup menantang juga Mas!
Tapi, mending nulis buku pelajaran, aturannya kurikulum ama penyajian yang menarik doangan heuheuheu… heuheu…
Sukses Mas!
Ntar bagi-bagi tuh kiat suksesnya!
Klik untuk membalas
Wah enak ya sudah jadi penulis yg dipercaya.Kalau sudah pengalaman mau coba juga ms
Klik untuk membalas
Arief Maulana Reply:
February 15th, 2010 at 9:44 pm
@arkum, mau coba? Nanti klo mau saya bagi job.
Klik untuk membalas