21
2010
Buat KTP Aja Kok Susah

Saya jadi inget Alm.Gus Dur yang suka banget ngeluarin statemen, “Gitu aja kok repot”. Pasalnya mengurus KTP saja sungguh benar-benar merepotkan.
Alkisah KTP saya memang sudah mati sejak 3 Des 2k9 kemarin. Berhubung lagi musim ujian, dan memang saya sedang prepare ujian sidang Tugas Merancang Kapal 2, jadilah perpanjangan baru saya urus minggu lalu.
Keluarga saya kebetulan menganut prinsip, kalau bisa dikerjakan sendiri ngapain bayar calo. Toh bikin KTP (seharusnya) gratis.
Proses awalnya sih ga ribet. Mulai dari minta blanko permohonan perpanjangan KTP + surat pengantar RT/RW sampai minta ttd lurah. Pak Lurah saya baik loh, ngga ngribeti dan masih dengan rendah hati mau melayani saya. Padahal beliau adalah founder bisnis JAVA Shuttle Cock. Sangar kan.
Semua persyaratan komplit. Langsung saya bawa ke kantor Kecamatan untuk dibuatkan KTP. Tenpat dimana awal kejengkelan-kejengkelan saya dimulai.
Waktu semua persyaratan saya serahkan beserta KTP yang lama si mbak pegawainya bilang, “Mas, ini dicopy dulu satu-satu. Fotocopynya ada di luar.”
“Lho, pake difotocopy lagi toh. Kok ngga diberitahu di kelurahan ya? (baca : pegawai males sosialiasi ke kelurahan).” Dengan langkah males saya masih harus mencari fotocopy di daerah deket situ yang baru ketemu 200m kemudian.
Sesudahnya, saya tinggal menunggu 1 minggu hingga KTP jadi dan tinggal diambil aja.
1 minggi kemudian (baca : hari ini), saya ke kantor kecamatan lagi. Ambil KTP. Saya pikir hari ini ngga akan berlama-lama. Saya datang, saya ambil, selesai sudah. Ternyata… SALAH BESAR.
Waktu saya bilang mau ambil KTP dan petugasnya nyariin, ngga ketemu. What’s? What the hell is it? Gimana ceritanya coba sampai ngga ada. Lha wong semua persyaratan saya lengkap ngga kurang apapun, yang secara logika kalau lengkap bisa diproses lebih cepat eh ini malah ngga ketemu.
Dan 30 menit pun berlalu sia-sia hanya untuk mencari berkas saya di tumpukan-tumpukan map. Untung ketemu. Ternyata berserakan di map yang bukan seharusnya. Ketauan banget nih, petugasnya biasa ‘keleleran’ and ngga rapi. Mood saya : drop.
Kejengkelan berikutnya, berkas ketemu KTP belum dibuatin. Alhasil langsung deh diketik saat itu juga. Dan jadi. Begitu jadi dengan inosennya ibu petugas bilang, “Mas, ini dibawa sendiri ke Kantor Catatan Sipil untuk dimintai stempel”.
Rasanya saya marah banget. Kalau ngga inget ada orang lain mungkin mau saya gampar itu petugas. Gimana ngga secara itu adalah tugas mereka, melayani pembuatan KTP sampai tuntas.
Belum lagi setelah itu saya dimintai UANG ADMINISTRASI “SUKARELA”. Saking sukarelanya, waktu saya bayar 2ribu, petugasnya protes dan minta minimal 5ribu.
Apaan itu. KTP yang saya terima aja kurang stempel catatan sipil, ngga dilaminating, dengan kata lain kerjaan petugas Kecamatan ngga beres.
Akhirnya saya sendiri yang harus minta stempel ke catatan sipil dan melaminating KTP. Dengan hati dongkol, dan ingin membakar kantor kecamatan (lebay mode : on).
Catatan saya, mungkin inilah kenapa bangsa kita sulit untuk berkembang dan maju secara nasional. Kemajuan hanya bisa dicapai oleh pihak-pihak tertentu yang memang sejak awal berdiri di garis aturan dan profesional.
Kemajuan hanya bisa dicapai sebatas individu, mentok di level organisasi. Bukan organisasi pemerintah pastinya, melainkan perusahaan-perusahaan yang berdedikasi dan profesional.
Dan saya pernah membaca di sebuah buku. Cara terbaik mengubah dunia adalah dengan mengubah diri sendiri dan mempengaruhi lingkungan untuk ikut berubah.
Seperti kata orang bijak, orang sukses itu mempengaruhi lingkungan bukan dipengaruhi lingkungan.
Enjoy my blog, happy blogwalking!
Berlangganan Artikel via Email ! Anda akan mendapatkan update terbaru via email dengan memasukan alamat email anda pada kotak di bawah ini lalu tekan "Berlangganan".

An article by

ambil :pertamax lalu bakar kantor nya mas
@mashengky.com, Bandem wae mas,.. :batabig
hahaha,…
@mashengky.com, dan besoknya foto saya ditempel. MOST WANTED. Hahaha…
wah, saya lebih parah lagi Mas, udah ngurusnya lama (hampir satu bulan) pas udah jadi jenis kelamin saya dibuat perempuan lagi… Apa nggak berabe tuh!
@rudy azhar, hajar ae bos petugasnya
cuih… bikin KTP aja repot kalo nanti dirazia sapa yang mau disalahin.. catat nama pegawainya terus pasang namanya di blog saya mas biar jadi berita di detik.com wkwkwkwkwk :cendol
saya juga ngga kalah parah, waktu perpanjangan KTP
status kok berubah jadi belum kawin, padahal KTP lama udah bener. Kawin…
bisa repot nih kalo ngajak istri nginep di hotel trus ada razia KTP, :malu masak iya kemana-mana hrs bawa surat nikah segala :cd:
@radya, skali lagi inilah Indonesia wkwkwk… Klo ga pake fulus ngga mulus prosesnya. Hahaha…
Walah, itu sih masih mending mas ega seberapa ribet, saya pernah sampe buat 3 kali berturut2 salah mulu, yang pertama KTP cuman berlaku 2 bulan, saya balikin, yang kedua Status berubah jadi belum kawin, saya balikin lagi deh, nah yang ke 3 Udah betul semua eh, lha koq Desanya pindah bukan desa saya, akhirnya saya balikin lagi tuh, yang ke 4 saya buat sendiri langsung ngoperatori sampe print sendiri saking jengkelnya Masa 3 kali salah mulu.
:cd
@Haris, parah memang negeri ini.
Buat KTP Aja Kok Susah | Catatan Arief Maulana I was recommended this blog by my cousin. I’m not sure whether this post is written by him as nobody else know such detailed about my difficulty. You’re wonderful! Thanks! your article about Buat KTP Aja Kok Susah | Catatan Arief MaulanaBest Regards Rolf